Daun Dewa, Obat Alternatif untuk Kencing Manis | Info Diabetes Mellitus

Daun Dewa, Obat Alternatif untuk Kencing Manis

March 18th, 2009 | Visited 28163 times, 1 so far today 5 Comments

daun dewaDaun dewa (Gynura divaricata, Gynura segetum (Lour) Merr, atau Gynura pseudochina) cukup lama dikenal sebagai tanaman antikanker. Di beberapa daerah daun dewa dikenal dengan nama beluntas cina, atau samsit. Menurut penelitian, secara laboratoris ekstrak etanol daun dewa mampu menghambat pertumbuhan tumor paru pada mencit (tikus putih kecil). Ekstrak ini juga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.

Manfaat daun dewa berasal dari daun dan umbinya. Daunnya berkhasiat untuk mengobati luka terpukul, melancarkan sirkulasi darah, menghentikan pendarahan, pembengkakan payudara, melancarkan haid, dan dapat juga menurunkan kadar gula dalam darah. Sementara umbinya berkhasiat untuk mengatasi bekuan darah pembengkakan, pendarahan, tulang patah, dan lain-lain.

Daun dewa tergolong tumbuhan semak yang subur pada ketinggian 0-1.000 meter di atas permukaan laut. Tinggi tumbuhan ini bisa mencapai 50 cm. Daunnya tunggal bertangkai pendek berbentuk bundar telur berujung lancip. Kedua permukaan daunnya berambut dengan warna putih. Warna permukaan daun di bagian atas hijau tua, sedangkan di bawahnya berwarna hijau muda. Bunganya terletak di bagian ujung batang, berwarna kuning berbentuk bonggol.

Efek farmakologis daun dewa adalah antikoagulan (koagulan=zat yang mempermudah dan mempercepat pembekuan darah), mencairkan bekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghentikan perdarahan, menghilangkan panas, dan membersihkan racun. Daun dewa mengandung zat saponin, minyak atsiri, flavonoid, dan tanin. Efek farmakologis didapatkan dari seluruh tanaman.

Dalam buku Kebun Tanaman Obat Karyasari disebutkan bahwa daun dewa juga bisa mengatasi kejang pada anak dan beberapa jenis pendarahan. Untuk mengatasi luka terpukul, tak datang haid, pendarahan pada wanita, pembengkakan payudara, batuk, dan muntah darah seluruh tanaman daun dewa ditumbuk, atau direbus, lalu airnya diminum. Bila anak-anak mengalami kejang beri minum air dari satu batang daun dewa.

Bagian daunnya dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kutil dan tumor. Untuk kutil haluskan daun dan ditempelkan pada bagian yang sakit dan biarkan hingga keesokkan harinya. Untuk mengatasi tumor, silakan makan daun dewa sebagai lalap. Untuk kanker buatlah ramuan dari 30 gram daun dewa segar, 20 gram temu putih, 30 gram jombang yang direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan airnya diminum.

Bagian umbi bisa dimanfaatkan untuk pengobatan luka terpukul, masuk angin, digigit ular, dan menghilangkan bekuan darah, serta mengobati stroke. Untuk luka luar, haluskan umbi, lalu tempelkan pada bagian yang sakit. Sedangkan untuk pengobatan dalam, umbinya ditumbuk halus dan ditambah air. Air perasannya diminum setiap sore hari.

Demikian informasi tentang Daun Dewa, Obat Alternatif untuk Kencing Manis. Semoga bermanfaat bagi Anda.

Pesan artikel via email

Pastikan selalu mendapatkan update terbaru dari blog ini, Masukkan email Anda: (Email Anda akan kami rahasiakan).

Jangan lupa lakukan konfirmasi di email Anda.

5 Responses to “Daun Dewa, Obat Alternatif untuk Kencing Manis”

  1. winarto says:

    saya mau menanyakan kalo obat untuk kencing berbuih itu apa ya ? terima kasih sebelumnya atas infonya

  2. dola akti says:

    my mama dapat diabetes…
    tapi karena diaqnosa yang di berikan itu menimbulkan kecemasan, :(
    apa ngak ada obat lain yang dapat memyembuh kan diabetes nya…
    kata orang biji pohon mahoni dapat di gunakan ya unt pengobatan diabet…
    mkasih sebelum nya…

  3. eka says:

    hay bsa bntu saya tidak?

  4. eka says:

    akhir-akhir ini saya bingung?? kenapa setiap saya ada luka, butuh waktu lama untuk sembuh ? saya takut apakah ini salah satu gejala DB.

 

Leave a Reply to this Post

*

Facebook Fans Page
Kategori

Statistik Blog