Diabetes Dapat Memicu Bocor Ginjal | Info Diabetes Mellitus

Diabetes Dapat Memicu Bocor Ginjal

May 1st, 2010 | Visited 96174 times, 3 so far today 1 Comment

bocor-ginjal-penyakit-apa-itu

Posting ini saya salin dari Yahoo!News dengan judul asli “Bocor Ginjal, Penyakit Apa Itu?”. Setelah saya baca ternyata salah satu penyebabnya adalah diabetes. Nah… tidak ada salahnya saya sharing kepada teman-teman diabetisi untuk menambah pengetahuan tentang penyakit-penyakit yang ada hubungannya dengan diabetes.

Penyakit “bocor ginjal” yang diderita oleh Ali Rahmat (5) mengundang simpati banyak pihak. Ali yang kini sudah mendapat penanganan dokter di RSCM Jakarta diberitakan terus menangis kesakitan karena penyakit yang dideritanya. Sebenarnya, penyakit apakah “bocor ginjal” itu?

Istilah “bocor ginjal” sebenarnya tidak dikenal dalam dunia kedokteran. Mengacu pada kelainan fisik Ali berupa perut yang membesar, kondisi ini menurut Dr dr Parlindungan Siregar, SpPD, KGH, disebut dengan sindrom nefrotik. “Istilah bocor ginjal itu tidak ada, mungkin itu diberikan oleh dokter yang mendiagnosisnya untuk memudahkan pemahaman saja,” paparnya ketika dihubungi Kompas.com.

Sindrom nefrotik bukanlah suatu penyakit. Sindrom ini merupakan suatu kumpulan tanda dan gejala yang sering menyertai berbagai penyakit yang memengaruhi fungsi penyaringan glomerulus ginjal.

Menurut dr Parlin, ada dua penyebab sindrom nefrotik, yakni penyebab primer berupa faktor imunologi dan penyebab sekunder yakni yang terjadi karena diabetes, malaria, atau obat-obatan. “Tanda yang khas dari penyakit ini adalah protein banyak keluar lewat urine sehingga protein dalam darah berkurang. Akibatnya, perut menjadi bengkak, seperti busung lapar,” papar ahli ginjal dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM ini.

Sindrom nefrotik bisa mengenai orang dewasa atau anak-anak. Pada anak-anak, gejala ini biasanya terjadi pada usia 3-4 tahun. Sebagian besar anak-anak ini menderita bentuk sindrom nefrotik yang disebut minimal change disease, penyakit dengan perubahan minimal.

Untuk mendiagnosis penyakit ini perlu pemeriksaan darah dan urine. Jika ternyata kadar protein dalam urine tinggi, maka dokter akan menyarankan biopsi (pengambilan sampel kecil jaringan ginjal) untuk memastikan adanya penyebab khusus dan membuat rencana perawatan yang tepat. Namun, biopsi ginjal jarang diperlukan untuk anak-anak.

Selanjutnya, merespons keinginan mulia pembaca yang ingin mengulurkan tangan bagi sesama, Kompas.com membuka rekening untaian kasih untuk Ali Rahmat. Uluran tangan untuk Ali dan keluarga bisa disalurkan melalui rekening:

PT KOMPAS CYBER MEDIA BCA Cabang Gajah Mada Nomor Rekening: 012.3016.529 Mohon beri catatan: untuk Ali Rahmat.

Sumber : Yahoo!News

Demikian informasi tentang Diabetes Dapat Memicu Bocor Ginjal. Semoga bermanfaat bagi Anda.

Pesan artikel via email

Pastikan selalu mendapatkan update terbaru dari blog ini, Masukkan email Anda: (Email Anda akan kami rahasiakan).

Jangan lupa lakukan konfirmasi di email Anda.

One Response to “Diabetes Dapat Memicu Bocor Ginjal”

  1. jaya says:

    Kalo udah kena diabetes emang rentan terhadap apapun dan banyak pantangan. Berarti si Ali ni penderita diabetes dong? Mungkin turunan dari orang tuanya ya. Cepet Sembuh Ali..

 

Leave a Reply to this Post

*

Facebook Fans Page
Kategori

Statistik Blog