Diabetes pada Hewan Peliharaan | Info Diabetes Mellitus

Diabetes pada Hewan Peliharaan

April 6th, 2010 | Visited 49350 times, 2 so far today 0 Comments

Cat-and-Dog diabetesApakah Anda punya hewan peliharaan? Apakah hewan peliharaan Anda menderita diabetes? Hah… hewan pun bisa terkena diabetes? Jangan terkejut! Itulah kenyataan yang harus kita hadapi.

Hewan peliharaan juga bisa terkena diabetes. Pada umumnya hewan yang menderita diabetes adalah anjing dan kucing. Kasus terjadinya diabetes pada kedua hewan tersebut sudah umum terjadi. Terutama diabetes pada anjing lebih tinggi dibandingkan dengan kucing.

Sama seperti yang terjadi pada manusia, hewan peliharaan dengan diabetes tidak dapat memproduksi insulin yang cukup, atau mungkin tubuh mereka tidak dapat mereka menggunakan insulin dengan benar.

Apa Penyebab Diabetes pada Hewan?

Insulin dihasilkan oleh pankreas, dan memungkinkan glukosa dalam darah untuk memasuki sel, memungkinkan tubuh untuk berfungsi dengan benar.

Type Diabetes pada Hewan

Sama seperti yang terjadi pada manusia, hewan peliharaan dapat menderita diabetes tipe 1 atau diabetes tipe 2.

Apa Saja Gejala Diabetes pada Hewan?

Gejala Diabetes dan komplikasi penyakit ini juga mirip dengan manusia. Gejala berikut ini dapat menunjukkan bahwa hewan Anda memiliki diabetes.

  • Berat badan menurun,
  • Rasa haus berlebihan
  • Sering buang air kecil
  • Pengembangan ketacidosis
  • Nafsu makan kurang
  • Napas berat dan bau kimia
  • Komplikasi yang berhubungan dengan diabetes

Hypoglikemia (gula darah rendah) dapat terjadi pada hewan karena overdosis insulin. Gejala-gejala hypoglikemia meliputi:

  • Kejang
  • Gemetaran
  • Lemah
  • Bodoh
  • Ngantuk
  • Gelisah
  • Coma

Ketika hewan peliharaan terjadi hypoglikemik mereka tidak boleh ditinggalkan sendirian semalaman.
Komplikasi diabetes yang terjadi pada hewan jika tidak diobati dapat membahayakan. Ini termasuk pembentukan katarak dan kehilangan penglihatan pada anjing, dan kerusakan saraf pada kucing.

Perawatan Diabetes untuk Hewan Peliharaan

Insulin umumnya dipakai untuk pengobatan diabetes hewan, baik tipe 1 maupun diabetes tipe 2.
Dokter hewan Anda dapat memberikan resep insulin khusus. Pemilik hewan peliharaan diabetes harus mendiskusikan dan mempelajari bagaimana cara terbaik untuk mempersiapkan insulin, dan berapa banyak insulin yang dibutuhkan untuk hewan peliharaan dengan dokter hewan mereka.

Tips Insulin untuk Hewan Diabetes

  • Insulin harus disimpan dalam lemari pendingin.
  • Insulin harus dicampur sebelum digunakan.
  • Pencampuran harus dilakukan dengan adukan lembut (jangan dikocok).
  • Jika insulin sudah kadaluwarsa jangan digunakan.
  • Pangkas bulu hewan peliharaan tempat dimana akan dilakukan penyuntikkan insulin – ini dapat membuat proses injeksi lebih mudah.
  • Monitor glukosa darah hewan peliharaan Anda.
  • Ingat – binatang peliharaan dapat diobati dengan hasil yang baik!

Mengelola Diabetes Hewan Peliharaan

Seperti diabetes pada manusia, diabetes hewan pun perlu dikelola dengan cermat agar hewan peliharaan Anda tetap hidup dan hidup sehat lagi. Ada tiga bagian utama mengendalikan gula darah binatang antara lain diet, pemantauan gula darah dan olahraga.

  • Diet.
    Bila anjing atau kucing terkena diabetes, mereka harus diberi makanan kering atau kalengan, dan penting untuk menghindari makanan semi basah karena mungkin mengandung kadar gula tinggi. Dokter hewan biasanya akan memberikan nasihat tentang kapan harus memberi makan hewan peliharaan dalam hubungannya dengan insulin.
  • Pemantauan Glukosa Darah.
    Menjaga dan monitor akurat kadar glukosa darah hewan peliharaan anda.Beberapa pemilik hewan peliharaan bisa diajarkan untuk melakukan hal ini di rumah.
  • Olahraga atau Latihan.
    Diabetes sering terjadi di antara kelebihan berat badan atau obesitas hewan, ketika terjadi kelebihan lemak akan menyebabkan resistensi insulin.


Pesan artikel via email

Dapatkan pemberitahuan update terbaru dari kami via email, Enter your Email here:

Jangan lupa lakukan konfirmasi di email Anda

Leave a Reply to this Post

*


    Statistik Blog