Diabetes pada Perempuan Bisa Ganggu Kesuburan | Info Diabetes Mellitus

Diabetes pada Perempuan Bisa Ganggu Kesuburan

May 14th, 2013 | Visited 2053 times, 2 so far today 0 Comments

diabetes dan kehamilanDiabetes pada Perempuan Bisa Ganggu Kesuburan | Pada perempuan, diabetes atau sakit gula bisa pula mempengaruhi sistem reproduksi jika tidak tertangani dengan baik. Perempuan dengan diabetes rentan mengalami gangguan pematangan sel telur sehingga cenderung lebih susah punya anak.

Gangguan tersebut tidak hanya dialami oleh pengidap diabetes, tetapi bahkan sejak tahap pradiabetes. Pada tahap tersebut telah terjadi resistensi insulin, yakni tidak bekerjanya hormon insulin sebagaimana mestinya karena reseptornya mengalami gangguan.

“Insulin tidak hanya untuk metabolisme gula, tapi juga mempengaruhi siklus hormonal di kelenjar gonad. Termasuk proses pematangan sel telur juga terganggu,” kata dr Dyah Purnamasari, SpPD dari Divisi Metabolik Endokrinologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Senin (13/5/2013).

Menurut dr Dyah, kerja insulin sangat mempengaruhi kelenjar gonad dalam menghasilkan hormon-hormon yang dibutuhkan oleh sistem reproduksi. Salah satunya adalah hormon esterogen, yang dikenal juga dengan julukan sebagai hormon seks perempuan.

Gangguan pada kerja insulin akan menyebabkan gangguan rasio hormonal yang membuat sistem reproduksi terganggu. Pada kondisi pradiabetes maupun diabetes, proses pematangan sel telur bisa terpengaruh oleh adanya gangguan rasio hormonal tersebut sehingga menjadi tidak subur.

Kabar baiknya menurut dr Dyah, teknologi pengobatan saat ini telah membuat diabetes bisa dikontrol meski memang susah disembuhkan. Dengan pengobatan metformin misalnya, gangguan kesuburan atau infertilitas pada perempuan penyandang diabetes bisa disembuhkan.

“Dengan pengobatan, haid bisa kembali normal, pematangan sel telur kembali baik. Di samping perubahan gaya hidup, karena perubahan gaya hidup memang harus ada di setiap terapi. Dengan penurunan berat badan, kerja insulin bisa menjadi baik,” pesan dr Dyah.

Sumber health.detik.com


Pesan artikel via email

Dapatkan pemberitahuan update terbaru dari kami via email, Enter your Email here:

Jangan lupa lakukan konfirmasi di email Anda

Leave a Reply to this Post

*


    Statistik Blog