Foreplay Sebelum Hubungan Seksual Penting untuk Diabetisi | Info Diabetes Mellitus

Foreplay Sebelum Hubungan Seksual Penting untuk Diabetisi

April 25th, 2009 | Visited 25657 times, 2 so far today 0 Comments

seks dan diabetesGairah sex penderita kencing manis (diabetisi) cenderung menurun. Perbaiki pola hidup sehat, hindari stress, dan foreplay lebih lama membantu menggairahkan sex/libido anda.

Seks memegang peranan penting dalam hubungan pasangan suami-istri. Namun bagi penderita penyakit kencing manis atau diabetes bisa menurunkan gairah dalam bercinta. Jika gula darah tidak terkontrol dengan baik bisa mempengaruhi fungsi pembuluh. Penyakit ini bisa merusak pembuluh darah dan saraf dalam tubuh. Akibatnya akan menimbulkan komplikasi seperti merusaknya pembuluh darah jantung, pembuluh darah otak, kaki, ginjal, mata, kelamin, juga rusaknya saraf. Bahkan penyakit kencing manis termasuk penyebab kematian paling tinggi di dunia, selain jantung dan kanker.

Merusaknya pembuluh darah kelamin akan menghambat aliran darah ke organ kelamin termasuk pada vagina dan klitoris. Disfungsi seksual pun muncul. Inilah yang bisa mempengaruhi kemampuan seorang perempuan penderita kencing manis kurang bergairah bercinta. Akibat lain, berkurangnya cairan pada vagina. Bila ini terjadi, timbul rasa nyeri ketika sedang bercinta.

Penderita kencing manis juga manusia biasa, mereka membutuhkan seks. Bila kehidupan seksual penderita kencing manis terganggu akibatnya stress akan meningkat. Proses terapi kencing manis pun bisa terhambat. Tak hanya itu, daya seksual pun menurun. Bila dulu impotensi hanya disebabkan oleh soal psikis, kini si kencing manis pun turut berperan.

Meski menderita kencing manis, seorang diabetisi (penderita diabetes) tetap dapat menikmati kehidupan seksual dengan pasangannya. Penderita kencing manis harus menghindari stress berkepanjangan dan cukup istirahat. Paling penting segera bicarakan dengan pasangan. Segera mencari jalan keluar sendiri, kalau tak mampu cari orang ketiga, konselor misalnya.

Soal kepuasan seks terkait erat dengan komunikasi antar pasangan. Penderita kencing manis bisa membicarakan hal ini dengan pasangan. Kasih sayang harus ditingkatkan, juga saling menciptakan suasana yang selalu romantis. Ketika suasana itu yang tercipta, foreplay lebih diperlama. Seks sehat pun tidak mustahil didapat oleh penderita kencing manis.

Foreplay akan sangat membantu menstimulasi gairah seks dan meningkatkan aliran darah ke seluruh organ tubuh, termasuk penis, vagina dan klitoris. Faktor lainnya, penyakit kencing manis itu sendiri harus diobati. Pengobatan tidak hanya menurunkan gula darah,  tetapi juga harus menghilangkan faktor resiko terjadinya komplikasi.

Demikian informasi tentang Foreplay Sebelum Hubungan Seksual Penting untuk Diabetisi. Semoga bermanfaat bagi Anda.

Pesan artikel via email

Pastikan selalu mendapatkan update terbaru dari blog ini, Masukkan email Anda: (Email Anda akan kami rahasiakan).

Jangan lupa lakukan konfirmasi di email Anda.

Leave a Reply to this Post

*

Facebook Fans Page
Kategori

Statistik Blog