Indonesia hanya memiliki 47 dokter ahli kencing manis – diabetes
Kencing manis | Penderita kencing manis – diabetes di Indonesia berjumlah 14 juta (6,4% dari 220 juta penduduk Indonesia), dan menduduki ranking ke 4 terbesar di dunia. Setiap tahunnya terus bertambah seiring dengan berubahnya gaya hidup masyarakat dan kehidupan yang semakin sulit. Memang sangat ironi, sementara perhatian dan kepedulian masyarakat dan pemerintah kita sangat rendah.
Indonesia dengan jumlah penduduk 220 juta, hanya memiliki 47 dokter ahli diabetes, dan itupun juga hanya tersebar di 13 provinsi, hal ini dikatakan oleh Prof DR Sidartawan Sugondo pada saat melantik Pengurus Cabang Persadia Kupang dan Sikka, di Kupang, Sabtu, 29-30 Juli 2006.
Berdasarkan angka jumlah dokter diatas, memang sangat sulit diharapkan penderita penyakit diabetes atau kencing manis di Indonesia akan mendapatkan perhatian. Kita sebagai penderita diabetes harus membantu sesama penderita dan menyebarkan informasi tentang kepedulian (awareness) dan bahaya penyakit diabetes kepada masyarakat.
Kalau kita coba bermain-main dengan rumus matematika, dapat disimpulkan bahwa setiap 297.872 orang penderita diabetes di Indonesia hanya dilayani oleh 1 (satu) dokter ahli diabetes. Setiap dokter ahli harus melayani 9.929 pasien/hari atau 413 pasien/jam, non stop praktek 24 jam/hari dan bekerja full 30 hari.




















