Jenis Olahraga Untuk Mencegah Diabetes | Info Diabetes Mellitus

Jenis Olahraga Untuk Mencegah Diabetes

February 19th, 2013 | Visited 5811 times, 5 so far today 0 Comments

olahrga diabetesJenis Olahraga Untuk Mencegah Diabetes  | Penyakit diabetes atau kencing manis memang sangat ditakuti oleh masyarakat dunia tidak terkecuali masyarakat Indonesia. Diabetes bisa menjadi masalah yang menguras banyak tenaga, mental, dan uang. Oleh karena itu perlulah diketahui sejak dini bagaimana cara mencegah diabetes dengan berolahraga.

Ada dua tipe latihan atau aktivitas fisik yang berguna dalam mencegah diabetes, yaitu latihan aerobik dan latihan kekuatan/ketahanan.

Latihan aerobik

Berbagai aktivitas fisik yang membuat Anda begitu berat bernapas (terengah-engah) dan membuat jantung Anda banyak berdegup merupakan latihan aerobik yang direkomendasikan oleh asosiasi diabetes Amerika untuk mencegah diabetes.

Aktivitas fisik seperti jalan cepat, jogging, bulu tangkis, berenang, futsal, meninju-ninju dengan menggunakan alat pemberat, dan berlari merupakan sederetan latihan aerobik yang dapat Anda lakukan di rumah atau di lingkungan sekitar.

Latihan aerobik dan ketahanan

Tidak hanya diabetes yang dapat dicegah melalui latihan aerobik, melainkan juga mencegah penyakit jantung, dan dapat menurunkan kolesterol LDL. Sebagai tambahan, percaya atau tidak, olahraga berlari yang secara rutin saya lakukan dua kali seminggu selama sebulan membuat sakit kepala saya hilang sama sekali. Lalu, saya pun tes untuk sekitar 18 hari tidak olahraga lagi. Sakit kepala pun berangsur-angsur kembali lagi.

Latihan kekuatan

Latihan ketahanan atau kekuatan juga dapat menghindarkan Anda dari diabetes. Latihan ketahanan di sini maksudnya adalah latihan yang memaksa Anda melawan kekuatan gravitasi.

Latihan ini pasti sudah Anda ketahui sebelumnya seperti push-ups, sit-ups, pull-ups, tarik beban, dan angkat beban. Hasil dari latihan ini lebih mudah terlihat dibandingkan dengan latihan aerobik karena jika Anda mulai terlihat lebih berotot, badan terasa kuat, dan lemak menghilang itu artinya Anda sudah berhasil membakar kalori.

Perlu juga diketahui bahwa latihan ketahanan seperti ini tidak disarankan untuk manula karena nantinya malah dapat menimbulkan kecelakaan seperti patah tulang, geser tulang, keseleo, atau radang sendi. Sebaiknya konsultasikan latihan jenis ini ke dokter Anda jika Anda merasa sudah tua. Kalau Anda merasa masih muda hajar saja!

Saran Latihan

Ketika Anda begitu bersemangat karena mengetahui bahwa olahraga dapat mencegah diabetes, janganlah langsung berolahraga tanpa aturan. Contohnya, Anda langsung melakukan aerobik tanpa pemanasan atau Anda langsung lari tanpa henti sepanjang 5 kilometer, itu namanya menyakiti diri sendiri. Selalu dahulukan pemanasan kurang lebih 5-10 menit. Jangan dihindari! Karena apa? Orang yang tidak berolahraga dalam waktu yang lama akan mengalami sakit otot ringan setelah berolahraga lagi, biasanya setelah bangun tidur dan efeknya berlangsung sekitar 2-5 hari. Makanya, mulailah dengan pemanasan dan latihan bertahap. Jangan lupa pula untuk pendinginan sekitar 5 menit dengan melakukan gerakan relaksasi seperti tarik napas buang napas, intinya menstabilkan tubuh Anda.

  • Hari pertama: latihan aerobik 5-10 menit
  • Hari ke 3: latihan aerobik 5-10 menit, latihan ketahanan 2 menit
  • Hari ke 5: latihan aerobik 10-15 menit, latihan ketahanan 4 menit
  • Hari ke 7: latihan aerobik 10-20 menit, latihan ketahanan 4 menit
  • Hari ke 10: latihan aerobik 15-25 menit, latihan ketahanan 6 menit
  • Hari ke 13: latihan aerobik 25-30 menit, latihan ketahanan 6 menit
  • Hari ke 15 latihan aerobik 30 menit ke atas, latihan ketahanan 10 menit
  • Hari-hari selanjutnya sama dengan hari ke 15 atau bisa ditambah sesuai dengan batas stamina Anda

Latihan ketahanan 2 menit itu maksudnya adalah lakukan push-up selama 2 menit terserah mau berapa kali yang penting 2 menit. Bisa juga dibagi push-up 1 menit, dan sit-up 1 menit. Jangan anggap remeh push-up 1 menit, apabila Anda jarang olahraga push-up 10 kali pun akan membuat merah muka Anda.

Lakukanlah secara rutin, jangan 15 hari pertama bersemangat olahraga lalu berikutnya loncat sampai tahun depan.


Pesan artikel via email

Dapatkan pemberitahuan update terbaru dari kami via email, Enter your Email here:

Jangan lupa lakukan konfirmasi di email Anda

Leave a Reply to this Post

*


    Statistik Blog