Jenis Tepung Perlu Diketahui Penderita Diabetes | Info Diabetes Mellitus

Jenis Tepung Perlu Diketahui Penderita Diabetes

September 20th, 2011 | Visited 106675 times, 19 so far today 1 Comment

Manusia perlu makan setiap hari untuk menghasilkan energi supaya bisa  melakukan aktivitas sehari-hari. Pada umumnya makanan yang akan kita konsumsi mengandung banyak karbohidrat. Di dalam tubuh karbohidrat akan diubah menjadi glukosa dan selanjutkan akan dikonversi menjadi energi (tenaga) sehingga setelah makan setiap orang merasa mempunyai tenaga lagi.

Seperti kita ketahui bahwa seorang penderita diabetes harus sangat berhati-hati dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi. Mengkonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat akan beresiko meningkatkan kadar gula darah. Sedangkan salah satu hal terpenting yang harus dilakukan oleh seorang penderita diabetes adalah harus mampu mengendalikan penyebab meningkatnya kadar gula darahnya yaitu melalui asupan karbohidrat yang masuk melalui makanan.

Nasi adalah makanan utama kita di Indonesia. Namun alangkah sayangnya bagi seorang penderita diabetes harus mengurangi porsinya karena nasi mengandung karbohidrat sangat tinggi dan menjadi pemicu utama naiknya kadar gula darah. Sehingga seorang penderita diabetes sangat disarankan memperbanyak frekwensi makan dalam sehari (biasanya 3 kali/sehari) menjadi 5 kali/sehari. Merepotkan? Ya, sangat merepotkan! Lantas harus bagaimana dan caranya gimana? Selingi dengan makan biskuit atau roti donk! Roti kan juga mengandung karbohidrat yang tinggi?

Kalau Anda memilih roti (baik roti basah atau kering) baik sebagai makanan utama ataupun sebagai makanan selingan Anda, saya sarankan Anda membaca artikel ini!

Anda jangan menyalahkan ROTI! Roti hanyalah sebuah nama! Tapi BAHAN ROTI yaitu TEPUNG lah yang menjadi pemicu utama naiknya kadar gula Anda karena tepung mengandung karbohidrat. Oleh sebab itu Anda harus ketahui jenis tepung-tepung apa saja yang telah berganti nama menjadi ROTI yang layak dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Berikut Jenis Tepung Perlu Diketahui Penderita Diabetes:

1. TEPUNG TERIGU (WHEAT FLOUR)
Dibuat dari biji gandum-wheat yang dikupas dan dihaluskan. Dibedakan atas kandungan protein (gluten)nya. Gluten ini mempengaruhi hasil olahan, karena itu diperlukan jenis tepung terigu yang sesuai untuk makanan tertentu.

1.1. TEPUNG TERIGU BERPROTEIN TINGGI.
Kandungan proteinnya > 12,5%. Banyak dipakai untuk jenis makanan yang dalam proses pembuatannya memakai ragi. Adonan yang dibuat akan membentuk kerangka untuk menyimpan gas. Karena daya serap yang tinggi terhadap cairan, glutennya akan mengembang dan membentuk adonan yang liat dan elastis.

Contohnya, roti atau donat. Tepung jenis ini juga dipakai pada pembuatan mie (basah/kering), juga cocok untuk membuat daging sintetis/tiruan untuk vegetarian.

Contoh : merk Cakra Kembar, Kereta Kencana, Cakra Kembar Emas (Bogasari) dan Tali Emas KOMACHI adalah merk Japanese Wheat Flour, yang saat ini lagi trend karena banyak digunakan untuk membuat donat dan roti abon.

1.2. TEPUNG TERIGU BERPROTEIN SEDANG (ALL PURPOSE).
Tepung terigu serbaguna. Kandungan proteinnya antara 10-11% sehingga dapat digunakan untuk segala keperluan. Biasa digunakan untuk membuat aneka makanan, seperti kue pukis, pisang goreng, martabak manis, bakwan, bolu kukus, cake dll.

Contoh : merk Segitiga Biru & Gunung Bromo (Bogasari), Beruang Biru

1.3. TEPUNG TERIGU BERPROTEIN RENDAH.
Kandungan proteinnya sangat rendah, sekitar 8-9%. Karena tepung jenis ini menyerap sedikit air dan gula, maka penganan yang dibuat menjadi lebih renyah. Umumnya digunakan untuk membuat kue kering (cookies), pie dan cake. (Bisa dikonsumsi penderita diabetes)

2. WHOLEMEAL FLOUR atau WHOLE-WHEAT FLOUR
Dibuat dengan cara menggiling seluruh bagian biji gandum (termasuk kulit arinya). Teksturnya lebih kasar dari tepung terigu dan warnanya tidak putih tapi agak kusam kecoklatan. Sangat menyerap cairan. Sering digunakan untuk membuat cookies atau roti tawar dengan rasa yang khas. Tepung ini berserat tinggi. (Bisa dikonsumsi penderita diabetes)

Contohnya : merk Taj Mhal (Bogasari)

3. RYE FLOUR atau TEPUNG GANDUM HITAM
Tepung jenis ini masih kurang familiar disini. Tepung ini biasanya digunakan untuk membuat roti khas German (Pumpernickel).

4. TEPUNG ROTI atau TEPUNG PANIR (BREAD CRUMB)
Tepung roti/panir ada beberapa jenis yang berbeda tekstur dan warnanya sehingga beda pula kegunaanya. Tepung roti banyak dijual dipasaran, tetapi membuat sendiri juga cukup mudah karena umumnya terbuat dari roti tawar yang dikeringkan.

4.1. TEPUNG ROTI PUTIH BASAH
Biasanya digunakan untuk campuran isian ayam atau daging gulung, mengentalkan adonan puding, cake atau saus yang bercita rasa manis. Membuatnya, cabik2 roti yang tidak dikeringkan lalu proses  dengan food processor sampai halus. Segera diolah menjadi masakan.

4.2. TEPUNG ROTI PUTIH KERING
Biasanya digunakan untuk membalut ikan, ayam, daging atau sayuran sebelum digoreng. Membuatnya, letakkan roti tanpa kulit pada loyang datar selembar2 lalu jemur dibawah matahari sampai kering atau dioven dengan suhu 120° hingga kering tapi tidak kecoklatan. Lalu haluskan dengan food processor atau dengan cara dimemarkan di dalam kantung plastik. Dapat tahan 1 bulan dalam wadah kedap udara.

4.3. TEPUNG ROTI COKLAT KERING
Biasanya untuk taburan masakan panggang seperti potato gratin atau untuk risoles dan kroket. Membuatnya sama seperti membuat tepung roti putih kering. hanya suhunya lebih panas hingga roti berwarna kecoklatan.

4.4. PANKO FLOUR atau Tepung Panko
Tepung roti  dengan tekstur yang lebih kasar dari tepung roti biasa, ada yang berwarna kuning keemasan, juga putih. Biasa digunakan untuk makanan Jepang seperti Katsu atau Tempura. Rasanya lebih garing dan renyah.

5. SELF-RAISING FLOUR
Adalah tepung terigu yang sudah dibubuhi pengembang. Cake yang dibuat dengan tepung ini lebih tahan dibiarkan agak lama sebelum dipanggang dan tidak menjadi bantat serta mengembang lebih baik. Harga tepung jenis ini lebih mahal dari tepung jenis lainnya.

6. TEPUNG CUSTARD (CUSTARD POWDER)
Adalah tepung yang dibuat dari campuran tepung kentang (atau maizena), gula, susu dan kuning telur dan bahan pengental lainnya. Berbentuk bubuk halus berwarna kekuningan. Dijual dalam kemasan box atau kaleng. Biasanya digunakan untuk membuat vla.

7. TEPUNG KENTANG (POTATO FLOUR)
Warnanya putih. Dibuat dari kentang yang dimatangkan lalu dikeringkan dan dibuat tepung. Biasanya dipakai untuk pengental saus, cake, cookies, schotel dll. Tepung kentang masih belum lazim dipergunakan sehingga agak sulit didapat.

8. TEPUNG BERAS (RICE FLOUR)
Tepung yang dibuat dari beras yang digiling/dihaluskan. Warnanya putih, bila diraba  dengan jari, tepung beras akan terasa lebih lembut dan halus dibandingkan  dengan tepung ketan. Biasa digunakan untuk penganan tradisional. Tepung beras mempunyai (indeks glikemik tinggi.)

9. TEPUNG KETAN (GLUTINOUS FLOUR)
Tepung yang terbuat dari beras ketan hitam atau putih,  dengan cara digiling/ditumbuk/dihaluskan.
Tepung ketan putih teksturnya mirip tepung beras, tetapi bila diraba tepung ketan akan terasa lebih berat melekat. untuk membedakan dengan tepung beras, larutkan  dengan sedikit air.

Larutan tepung beras akan lebih encer sedangkan larutan tepung ketan akan lebih kental. Hal ini disebabkan tepung ketan lebih banyak mengandung pati yang berperekat.

10. TEPUNG TAPIOKA atau TAPIOCA STARCH
Biasa juga disebut dengan aci atau tepung kanji. Dibuat dari sari pati ketela pohon (singkong).
Biasanya dipakai untuk membuat penganan tradisional seperti kue pepe, selain itu juga sering digunakan untuk pengental makanan. Warnanya bening, kental dan bersifat agak lengket (sticky) bila dipanaskan.

11. TEPUNG SAGU (SAGO FLOUR)
Dibuat dari sari pati batang pohon sagu (sejenis palm). Mirip tepung aci tapi lebih kering. Selain dipakai sebagai pengental (karena juga bersifat agak lengket), juga sering dipakai sebagai bahan baku cookies atau penganan lain seperti makanan khas penduduk Indonesia Timur, Bagea dan bubur sagu.
Kualitas sagu yang terbaik dapat dijumpai dengan nama Sagu Tani. Ada juga TEPUNG SAGU OBIE, tepung ini khusus digunakan untuk membuat bika ambon. Teksturnya halus berwarna putih dan dijual di pasar swalayan dalam kemasan kotak kertas. Tepung sagu mempunyai (indeks glikemik rendah. (Bisa dikonsumsi penderita diabetes)

12. TEPUNG MAIZENA atau CORNFLOUR/CORNSTARCH
Tepung berwarna putih yang terbuat dari sari pati biji jagung. Biasanya digunakan untuk mengentalkan sup atau membuat cookies atau makanan lain menjadi lebih lembut. (Bisa dikonsumsi penderita diabetes)

Contoh : Merk Honig.

13. POLENTA atau CORNMEAL
Biasanya disebut juga  dengan nama tepung jagung, karena dibuat dari biji2 jagung yang dihaluskan, berwarna kuning terang dan teksturnya kasar. Biasanya tepung ini digunakan sbg bahan baku untuk membuat Tortilla (roti khas Meksiko). (Bisa dikonsumsi penderita diabetes)

14. TEPUNG TEN MIEN/TANG MIEN atau TANG FLOUR
Tepung ini merupakan endapan (sari pati) dari tepung terigu, lalu diambil glutennya. Teksturnya halus berwarna putih. Biasanya digunakan untuk membuat kulit dim sum, yang hasil akhirnya membuat tepung ini tampak bening/transparan. Mudah diperoleh di toko2 bahan makanan Cina.

15. TEPUNG SEMOLINA (SEMOLINA FLOUR)
Tepung ini dibuat khusus dari kulit bulir gandum yang keras, warnanya kuning muda dan berbutir2. Kadar proteinnya paling tinggi diantara jenis tepung. Biasanya digunakan dalam pembuatan makaroni, spaghetti (aneka pasta), juga pudding, cookies, cake & soup. Tepung ini merupakan hasil sampingan pada pembuatan tepung terigu di pabrik. Dijual dalam kemasan plastik di pasar swalayan. (Bisa dikonsumsi penderita diabetes)

16. TEPUNG HUNKWE, TEPUNG KACANG HIJAU (MUNG BEAN FLOUR)
Warnanya putih, dibuat dari sari pati kacang hijau. Biasanya dipakai untuk membuat kue nagasari, centik manis atau cendol. Dijual dalam kemasan kertas berbentuk silinder. (Bisa dikonsumsi penderita diabetes)

Contoh : Cap Bunga (kemasan kertas putih) kualitasnya paling bagus.

17. TEPUNG GARUT (ARROWROOT FLOUR)
Kadang disebut juga  dengan Tepung Larut atau Ararut. Terbuat dari umbi garut, tekstur dan warnanya seperti tepung sagu. Banyak digunakan untuk membuat kue kering. Tepung ini lebih mudah dijumpai di daerah2, seperti pasar Gede-Solo. (Bisa dikonsumsi penderita diabetes)

18. HAVERMOUT (OAT MEAL)
Terbuat dari biji gandum-oat, teksturnya sangat kasar lebih menyerupai serpihan dan warnanya kusam kecoklatan. Kadar serat dan proteinnya tinggi. Bisa dibuat bubur atau cookies. (Bisa dikonsumsi penderita diabetes)

19. ALMOND POWDER (BUBUK ALMOND)
Terbuat dari kacang Almond yang sudah dikupas dan dihaluskan/dihancurkan, teksturnya kasar dan warnanya kuning. Harganya relatif mahal. Digunakan untuk membuat cookies dan jaconde cake. (Bisa dikonsumsi penderita diabetes)

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dan cermatlah memilih jenis roti atau panganan yang akan Anda konsumsi. Saya akan sangat berterima kasih jika Anda bersedia memberikan komentar untuk artikel ini.

Demikian informasi tentang Jenis Tepung Perlu Diketahui Penderita Diabetes. Semoga bermanfaat bagi Anda.

Pesan artikel via email

Pastikan selalu mendapatkan update terbaru dari blog ini, Masukkan email Anda: (Email Anda akan kami rahasiakan).

Jangan lupa lakukan konfirmasi di email Anda.

One Response to “Jenis Tepung Perlu Diketahui Penderita Diabetes”

  1. Blog Directory says:

    Blogsitem.info the popularity of blog sites and quality competition. Blogsitem.info directory of your Web site or blog address can join the contest by adding your blog. Win prizes and get involved in the largest blog directory as well. Details about the competition, can be found at Blogsitem.info. Please visit and signup for hits and contest.

    Contact:
    http://www.blogsitem.info
    contact@blogsitem.info

 

Leave a Reply to this Post

*

Facebook Fans Page
Kategori

Statistik Blog