Pengalaman Menggunakan Madu Lebah untuk Obati Luka Diabetes | Info Diabetes Mellitus

Pengalaman Menggunakan Madu Lebah untuk Obati Luka Diabetes

July 6th, 2010 | Visited 133030 times, 6 so far today 3 Comments

red-crossBerikut saya postingkan disini sebuah pengalaman mengobati luka diabetes dengan madu lebah yang dikirimkan oleh saudara Taufik Kesuma yang beliau berikan di kolom komentar dan sengaja saya angkat ke halaman ini. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kaum diabetisi. Berikut sharing pengalaman beliau:

Tanpa sengaja nyasar ke site ini. Mau share sedikit pengalaman saya menggunakan madu lebah untuk penyembuhan luka diabetes. Mama saya menderita diabetes dan juga kena stroke sehingga harus berbaring di tempat tidur cukup lama, ketika kondisi tubuh makin lemah karena makin tua dan harus masuk rumah sakit untuk dirawat.

Ketika dirawat di rumah sakit mulai timbul luka di punggung yang dari hanya ruam merah, makin lama makin hitam dan membusuk bernanah. Standar perawatan luka di rumah sakit adalah dengan pencucian luka dengan cairan disinfectant dan yang saya lihat adalah lukanya bukannya semakin membaik/mengecil malah semakin lebar hingga berdiameter sampai 17 cm dan cukup dalam hingga tulang punggung sampai terlihat.

Ketika rumah sakit sudah angkat tangan dan menyarankan dirawat dirumah saja (juga pertimbangan financial yang sudah terkuras habis) akhirnya mama saya terpaksa dibawa pulang ke rumah dan dilanjutkan perawatan dirumah dengan mendatangkan seorang perawat khusus untuk merawat lukanya.

Saya search di internet mengenai management perawatan luka dan betapa terkejutnya saya ketika mengetahui bahwa seharusnya luka pasien tidak boleh dibersihkan dengan cairan desinfectant apalagi dengan H2O2 9hydrogen perokside), karena yang terjadi adalah bakteri di permukaan luka memang akan mati, tetapi begitu juga dengan sel-sel jaringan baru yang baru mulai tumbuh. Cepat-cepat saya telpon ke rumah dan kasih tahu perawatnya untuk tidak membersihkan luka dengan cairan desinfectan. dan sebagai gantinya adalah dipakai cairan saline (cairan infus) atau saya buat sendiri dengan mencampur air matang yang telah dididihkan dengan garam tanpa yodium.

Selain itu dari hasil search di google saya dapatkan satu metode bahwa luka tidak boleh kering, harus dalam keadaan lembab agar pertumbuhan sel-sel baru lebih optimal. Dan saya dapatkan beberapa artikel tentang penggunaan madu sebagai dressing/penutup luka.

Saya segera beli madu pramuka di cibubur(saya pakai madu kapuk), saya juga lakukan debridement yaitu pengangkatan jaringan luka yang sudah menghitam dengan gunting bedah.

Setelah luka dibersihkan dengan cairan salin, saya gunakan semprotan/sprayer untuk bunga untuk membersihkan lukanya. Kemudian kain kasa saya lipat dan celupkan di cairan madu dan ditutupkan di lukanya. Kemudian ditutup lagi dengan kain kasa kering dan diplester. Sehari 2 kali luka dibersihkan dan diganti dengan kasa yg baru dan madu yang baru. Hanya dalam waktu 2 minggu sudah terlihat pertumbuhan jaringan baru yang significant. Tulang punggung yang kelihatan sudah mulai tertutup oleh sel-sel jaringan baru. Dan dalam satu bulan daerah pinggiran luka selebar 3 cm keliling sudah mulai tumbuh kulit yang baru. Jadi pertumbuhan jaringan adalah dari pinggiran luar luka dan dari dasar luka tumbuh jaringan baru ke atas. Sangat menakjubkan melihat perkembangan jaringan baru. Juga bau busuk khas luka diabetes tidak tercium lagi sejak saya gunakan madu untuk perawatan lukanya.

Sayang sekali, karena kondisi tubuh yang sudah sangat lemah maka belum sampai tuntas penyembuhan luka diabetesnya mama saya sudah berpulang ke sang pencipta.

O ya, vitamin C dosis tinggi juga wajib diberikan untuk pertumbuhan colagen dan sel-sel jaringan baru.

Kepada saudara Taufik Kesuma saya ucapkan terima kasih atas sharing pengalaman diatas.

Demikian informasi tentang Pengalaman Menggunakan Madu Lebah untuk Obati Luka Diabetes. Semoga bermanfaat bagi Anda.

Pesan artikel via email

Pastikan selalu mendapatkan update terbaru dari blog ini, Masukkan email Anda: (Email Anda akan kami rahasiakan).

Jangan lupa lakukan konfirmasi di email Anda.

3 Responses to “Pengalaman Menggunakan Madu Lebah untuk Obati Luka Diabetes”

  1. obat diabetes says:

    pengalaman yang sangat bagus…saya mau tanya apakah profesi penulis?kayaknya sudah tidak asing menggunakan peralatan medis.thx

  2. noor says:

    Subhanallah…khasiat madu terbukti ampuh mengobati berbagai penyakit…”Kemudian makanlah daripada setiap macam buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan. Daripada perut lebah itu keluar minuman madu yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda kebesaran Tuhan bagi orang yang memikirkan.” (Surah An-NAhl: 69)

  3. Pro: Noor,
    Terima kasih atas infonya

Trackbacks/Pingbacks

 

Leave a Reply to this Post

*

Facebook Fans Page
Kategori

Statistik Blog