Pengalaman Mengobati Diabetes Dengan Ciplukan/Cecendet | Info Diabetes Mellitus

Pengalaman Mengobati Diabetes Dengan Ciplukan/Cecendet

November 26th, 2011 | Visited 804918 times, 4 so far today 6 Comments

Di negara kita terdapat banyak tumbuhan berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit. Mungkin diantara kita belum banyak yang tahu apa itu tumbuhan CIPLUKAN ( Sunda menyebutnya Cecendet) yang berkhasiat untuk mengobati diabetes (kencing manis).

Artikel ini saya posting disini untuk sharing kepada rekan2 pengidap diabetes (kencing manis).

Artikel ini merupakan pengalaman pribadi Bapak Suharto Kasan yang beliau ceritakan di Facebook Komunitas Diabetes Indonesia sbb:

Pada lebaran Idul Fitri th 2010, sekembalinya pulang kampung dari Jawa Timur, saya merasa lemah, selalu ngantuk dan cepat merasa haus.

Setelah periksa glukosa sewaktu (tanpa puasa) hasil uji lab Prodia terdeteksi angka 430. Setelah meminum obat dari dokter dan berusaha tidak makan makanan yang mengandung glukosa (sangat tidak nyaman), kembali normal.

Dari seorang teman saya dianjurkan minum rebusan pohon Ciplukan (jawa), Cecendet (sunda), dan sampai saat ini biasa2 saja kalau minum teh manis, kopi manis atau makan makanan yang dilarang bagi penderita diabetes.

tanaman ciplukan atau Cecendet

Entahlah pohon ciplukan yang tumbuh liar itu mengandung apa, kenyataannya bisa saya pakai andalan untuk bisa menikmati sisa hidup.

Di daerah asal saya Surabaya orang menamakan Ciplukan, tapi ada juga menyebut Ceplukan. Di Bogor tinggal saya sekarang yang mayoritas suku Sunda menyebutnya Cecendet.

Setelah saya browsing di internet nama Latin dari tumbuhan ini adalah Physallis Peruviana L. Ciplukan termasuk tanaman perdu, selama ini yang saya temui paling tinggi hanya 1 meter saja. Tumbuh liar dan sulit didapat pada musim kemarau.

Bentuk pinggir daunnya bergerigi seperti gergaji tapi jarang. Buahnya berada dalam kelopak bila masih muda berwarna hijau, kalau sudah matang kelopaknya kering dan bijinya yang bulat sebesar buah cheri (kersen) berwarna kuning, rasanya manis agak masam.

Bila belum berbuah ada tanaman liar yang lain mirip bentuk daunnya maupun pohonnya, tapi kalau sudah muncul buah sepertinya cuma satu2nya Ciplukan yang bentuk buahnya seperti itu.

Tanaman Ciplukan atau Cecendet untuk mengobati diabetes

Mencabutnya mudah, karena akarnya tidak terlalu dalam, tapi kalau sudah di cabut cepat sekali layu dan cepat rusak apalagi bila sudah dicuci dengan air.

Berkali kali saya mencoba memindahkan pohonnya baik yang masih baru tumbuh maupun yang sudah besar dan berbuah lebat selalu mati. Sepertinya tanaman ini perlu sinar matahari dan akan mati bila terayomi.

Mengenai takaran cara merebusnya, selama ini hanya kira-kira saja, mungkin perlu bantuan atau masukan dari yang lebih ahli untuk lebih tepatnya.

Pohon Ciplukan dicabut pelan2 beserta akarnya setelah dicuci bersih dari tanah dan kotoran lainnya kemudian direbus. Air rebusannya disaring, kemudian diminum, selama ini takaran yang saya minum bervariasi tergantung berapa banyak mendapatkan pohon ciplukan.

Menurut pendapat saya akan bagus bila secara kontinyu minimal 1 gelas dan idealnya 2 gelas sehari bila memungkinkan, karena mendapatkan pohon Ciplukan bisa dikatakan gampang2 susah. Konon mengkonsumsi rebusan Ciplukan melebihi takaran tidak menimbulkan efek samping, dan ini pernah saya lakukan.

Yang perlu diingat pengobatan secara herbal tidak seperti secara medic, butuh waktu yang panjang dan terus menerus.

Jujur saja saya tidak mengerti bagaimana Ciplukan bisa menstabilkan gula yang ada di darah, apakah membentuk insulin, atau memperbaiki pancreas yang rusak hingga bisa memproduksi insulin kembali. Tentu saja ini diluar pengetahuan saya, apabila para pembaca ada yang berkenan menerangkan kami sangat berterima kasih.


Pesan artikel via email

Dapatkan pemberitahuan update terbaru dari kami via email, Enter your Email here:

Jangan lupa lakukan konfirmasi di email Anda

6 Responses to “Pengalaman Mengobati Diabetes Dengan Ciplukan/Cecendet”

  1. Desy says:

    makasih banyak infony….. :))

  2. fandy says:

    thanks bwat informasinya.yg saya pengen tahu untuk 1 pohon ciplukan direbus dg air berapa gelas dan di masak sampai menjadi berapa gelas ? bwat yg lbih berpengalaman tolong infonya!

  3. Hamzah says:

    Diabetes Mellitus. Caranya, tumbuhan ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta akar-akarnya dan dibersihkan, lalu dilayukan dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tingga 1 gelas, kemudian disaring, dan diminum 1 kali sehari.

  4. elang says:

    MOHON MAAF SEBELUMNYA , Mas , saya mencoba seperti apa yang disarankan karena saya juga meminumnya :

    tumbuhan ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta akar-akarnya dan dibersihkan, lalu dilayukan dan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tingga 1 gelas, kemudian disaring, dan diminum 1 kali sehari.

    Rasanya bukan main Pahitnya mungkin teman teman yang mencoba tidak tahan karena pahitnya apalagi satu gelas pahitnya tidak hilang hilang di mulut , rasanya seperti brotowali (akar sampai) , Pasak bumi , biji mahoni

    Untuk menanam cabut pohon beserta akarnya taruh di ember besuk sudah segar ngremboko ijo royo royo silahkan mencoba mudah mudahn berguna

  5. ciplukan memang berkhasiat untuk penderita diabetes dan sekarang sudah diteliti dan menjadi sebuah minuman herbal yang menyehatkan Ciplukan tea.http://wedangberashitam.wordpress.com/produk/teh-ciplukan-salwa/

    semoga bermanfaat

  6. Asiany says:

    Mohon infonya…apakah pengunaan ciplukan berbarengan dengan obat dokter bahaya ga?

 

Leave a Reply to this Post

*


    Statistik Blog