Tanda dan Gejala Diabetic Retinopathy pada Mata | Info Diabetes Mellitus

Tanda dan Gejala Diabetic Retinopathy pada Mata

November 18th, 2009 | Visited 10927 times, 2 so far today 0 Comments

Diabetic Retinopathy merupakan salah satu komplikasi diabetes.  Komplikasi ini bisa merusak pembuluh darah pada jaringan sensitif mata bagian belakang (retina), dan lama kelamaan dapat menyebabkan kebutaan.

Ketika terkena diabetes, tubuh tidak memanfaatkan gula (glukosa) dengan tepat. Jika kadar gula darah terlalu tinggi, maka lensa alami mata akan membengkak sehingga pandangan menjadi kabur. Lama kelamaan jumlah gula yang terlalu banyak tersebut dapat merusak pembuluh darah kecil yang memberi nutrisi pada retina (capillary), maka munculah “diabetic retinopathy.”

Pertanda dan Gejala Diabetic Retinopathy
Pada tahap awal, diabetic retinopathy tidak memiliki gejala atau hanya menyebabkan gangguan mata ringan. Namun lama-kelamaan, bisa berujung pada kebutaan. Diabetic retinopathy biasanya memengaruhi kedua mata.

Gejala Diabetic Retinopathy meliputi:

  1. Bintik-bintik mengambang pada penglihatan
  2. Penglihatan kabur atau tidak fokus
  3. Garis-garis gelap atau merah yang menghalangi penglihatan
  4. Sulit melihat pada malam hari• Penglihatan hilang sama sekali / buta
  5. Pemeriksaan / Screening untuk Diabetic Retinopathy

Sebagai bagian dari tes mata, dokter Anda akan melakukan foto terhadap retina yang disebut dengan fluorescein angiography. Pertama-tama, dokter akan memperbesar pupil lalu memfoto bagian dalam mata. Lalu cairan warna khusus akan disuntikkan ke dalam urat nadi di lengan. Foto-foto lain akan diambil seiring dengan cairan warna yang mengalir dan mulai bersirkulasi pada mata. Dokter akan menggunakan foto-foto tersebut untuk melihat pembuluh darah mana yang tertutup, rusak ataupun bocor.

Dokter biasanya juga akan meminta Anda menjalani tes optical coherence tomography (OCT). Tes ini menghasilkan gambar-gambar pemeriksaan silang terhadap retina yang dapat menunjukkan ketebalan retina dan untuk mengetahui apakah cairan tersebut telah bocor ke dalam jaringan retina.

Kepada sangat disarankan untuk mengendalikan gula darah dengan diet dan pengobatan untuk memperlambat atau mencegah pengembangan diabetic retinopathy atau komplikasi lainnya. Ada baiknya lakukan pemeriksaan mata setahun sekali.

Demikian informasi tentang Tanda dan Gejala Diabetic Retinopathy pada Mata. Semoga bermanfaat bagi Anda.

Pesan artikel via email

Pastikan selalu mendapatkan update terbaru dari blog ini, Masukkan email Anda: (Email Anda akan kami rahasiakan).

Jangan lupa lakukan konfirmasi di email Anda.

Trackbacks/Pingbacks

  • Meraih Mimpi » Blog Archive » Pria Penderita Diabetes
 

Leave a Reply to this Post

*

Facebook Fans Page
Kategori

Statistik Blog