Puasa Sehat Bagi Penderita Diabetes | Info Diabetes Mellitus

Puasa Sehat Bagi Penderita Diabetes

July 16th, 2013 | Visited 2757 times, 2 so far today 0 Comments

red-crossPuasa Sehat Bagi Penderita Diabetes | Bagi para penderita diabetes yang sudah termasuk dalam kategori berusia lanjut (diatas 60 tahun) dan atau dengan komplikasi penyakit jantung dan hipertensi juga tidak disarankan berpuasa, namun tidak mutlak dan melihat fakta kondisi fisik dan kesehatannya. Mintalah saran khusus kepada dokter anda.

Bagi diabetisi pengguna obat oral, perlu penyesuaian dosis & waktu minum obat dengan waktu berpuasa. Jika anda memutuskan untuk berpuasa, berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan bagi para penderita diabetes yang akan berpuasa menurut dr. Jeffry (internisdi MRCCC Siloam Hospital Semanggi dan Hemato-Oncology residence FKUI-RSCM Jakarta, sebagaimana dikutip dari situs duniafitnes.com)

  1. Tidak boleh melewatkan makan saat berbuka dan sahur dengan alasan apapun. Pola makan saat puasa adalah sama dengan pada saat tidak berpuasa. Makan berlebihan saat berbuka dan melewatkan atau hanya makan sahur sekedarnya berbahaya bagi diabetisi karena bisa menyebabkan peningkatan dan penurunan gula darah secara drastis.
  2. Saat berbuka, konsumsilah karbohidrat kompleks seperti nasi merah dengan banyak serat dari sayuran atau buah kurma (bukan manisan kurma). Jangan mengonsumsi karbohidrat sederhana seperti sirup atau kolak manis untuk mencegah lonjakan gula darah.
  3. Saat sahur, tidak disarankan makan sekadarnya seperti hanya mi instan atau sepiring nasi goreng karena bisa berakibat tidak dapat mempertahankan gula darah saat berpuasa. Namun juga tidak disarankan makan sahur berlebihan karena bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang akan membuat Anda merasa lemas seharian.
  4. Pengaturan obat penurun gula atau insulin. Untuk pengguna obat oral, dosis disesuaikan dengan perubahan pola makan saat puasa. Untuk obat dosis sekali sehari, minumlah saat berbuka dengan dosis yang sama. Untuk obat dosis 2 kali sehari, dosis pertama diminum saat berbuka, lalu setengah dari dosis kedua saat sahur. Untuk obat dosis 3 kali sehari, turunkanlah menjadi 2 kali sehari saat berbuka dan sahur. Bagi pengguna suntikan insulin sekali sehari, suntikkan saat berbuka.Untuk dosis suntikan 2 kali sehari, dosis awal diberikan penuh saat berbuka dan setengah dari dosis kedua saat sahur.

Pesan artikel via email

Dapatkan pemberitahuan update terbaru dari kami via email, Enter your Email here:

Jangan lupa lakukan konfirmasi di email Anda

Leave a Reply to this Post

*


    Statistik Blog