Satuan Ukuran Gula Darah mmol/L dan mg/dL | Info Diabetes Mellitus

Satuan Ukuran Gula Darah mmol/L dan mg/dL

October 13th, 2009 | Visited 34949 times, 10 so far today 7 Comments

chek_blood_glucose_monitorJika anda sering membaca artikel-artikel tentang diabetes atau kencing manis, anda pasti akan menemukan ada 2 satuan ukuran kadar gula darah yaitu:

  1. mmol/L (millimoles/liter)
  2. mg/dL (milligrams/deciliter)

Kedua satuan ukuran diatas adalah satuan ukuran gula darah, anda tidak perlu bingung. Tapi kadangkala memang membingungkan penderita diabetes.

Yang pertama adalah satuan ukuran internasional yang diakui dunia dan sangat umum dipakai didalam jurnal-jurnal ilmiah tentang diabetes, sedangkan yang kedua adalah sistim Amerika.

Alat test gula darah yang dijual dipasaran saat ini dibuat oleh berbagai perusahaan, bisa saja menggunakan salah satu satuan ukuran seperti diatas, atau menggunakan keduanya.

Hasil uji darah yang dilakukan oleh laborat-laborat di Indonesia umumnya menggunakan ukuran mg/dL (milligrams/deciliter), dan biasanya sudah kita kenal misalnya kita sering mendengar orang mengatakan: ‘Gula darah saya 120′, itu artinya kadar gula darahnya 120 mg/dL (milligrams/deciliter).

Kebingungan baru muncul ketika anda salah membeli alat test gula darah yang kebetulan hanya menggunakan satuan ukuran mmol/L (millimoles/liter). Nah… anda pasti akan bingung, karena angka test gula darah anda akan ditampilkan dengan angka 6, 7 atau 8. Anda hanya cukup mengkonversikan kedua satuan ukuran diatas dengan angka ekivalennya.

Untuk mengkonversikan mmol/L ke mg/dL, anda cukup kalikan dengan 18.
Untuk mengkonversikan mg/dL ke mmol/L, anda cukup bagi dengan 18 atau kalikan dengan 0.055

Saran saya sebelum membeli alat uji gula darah, periksalah atau tanyakan ke Apotek penjual alat uji gula darah tersebut menggunakan satuan ukuran apa? Sebaiknya membeli yang menggunakan satuan ukuran mg/dL (milligrams/deciliter) karena di Indonesia kita lebih banyak menggunakan satuan ukuran ini.

Para produksen alat uji gula darah rupanya menyadari akan hal ini, belakangan ini alat uji darah yang diproduksi bisa menunjukkan hasil test gula darah dalam kedua satuan ukuran diatas.

Berikut saya berikan tabel konversinya:

tabel-konversi-gula-darah-1

Saya sangat berterima kasih jika anda bersedia memberikan komentar untuk artikel diatas.

Demikian informasi tentang Satuan Ukuran Gula Darah mmol/L dan mg/dL. Semoga bermanfaat bagi Anda.

Pesan artikel via email

Pastikan selalu mendapatkan update terbaru dari blog ini, Masukkan email Anda: (Email Anda akan kami rahasiakan).

Jangan lupa lakukan konfirmasi di email Anda.

7 Responses to “Satuan Ukuran Gula Darah mmol/L dan mg/dL”

  1. yrma says:

    terimakasih atas infonya, sgt mmbntu, sy sdng mlkukan pnelitian ttg kdar glukosa darah dg cara membandingkan antra Kacang hijau yg Ktny brguna sbg antidiabet Dg INSUlin..
    mnrut anda bgmn?? trmkash

  2. kami tunggu hasil penelitian anda dan saya akan membantu mensosialisaikannya di blog saya jika ternyata hasil research anda membawa manfaat utk diabetisi

  3. Pro : Adityafajar,
    Memang sangat dianjurkan seorang diabetisi juga melakukan test level A1C paling sedikit 2 kali setahun. Melalui hasil uji A1C dapat diketahui apakah diabetesnya telah dikelola dengan baik.

  4. rahmat says:

    Sebelumnya saya juga sempat bingung tentang satuan ukuran hasil cek gula darah, tapi setelah membaca artikel di atas, akhirnya saya tahu perbedaannya.
    terima kasih

  5. Asnawi ArBy says:

    Terus terang saat ini saya masih syok dengan vonis dokter bahwa gula darah saya naik sampai 276 mg/dl.(tak menyangka dan tak pernah seperti ini sebelumnya),walaupun hari ini saya sdh diperbolehkan pulang dari RS oleh dokter.
    Maka hal pertama yg saya lakukan adalah mencari info2 tentang penyakit diabetes di internet dan sampailah saya di laman artikel ini.
    oh iya mohon info alamat Bp Darwin (pembuat teh chinchau) dan alamat email beliau.
    Terima kasih atas info yang sangat bermamfaat.

  6. admin says:

    Pro Pak Asnawi,
    Apa yg anda rasakan (rasa galau) ketika pertama kali divonnis menderita diabetes sama seeprti pertama kali saya rasakan.
    Mencari informasi ttg diabetes atau kencing manis sangat membantu bagaimana kita (diabetisi) harus merubah gaya hidup kita agar penyakit yg kita derita ini bisa dikendalikan oleh kita sendiri. Banyak orang yg justru takut mempelajari ttg diabetes yg justru membuat mereka tidak bisa merubah gaya hidup utk mengendalikan diabetes.

    Alamat Bp Darwin Kiro sudah saya kirimkan ke Anda via email.

    Salam

  7. Angga Hariska says:

    terimakasih info satuan ukur test gula darahnya,,sangat bermanfaat bagi saya sehingga saya tau cara mengkonversi kedua satuan tersebut.

 

Leave a Reply to this Post

*

Facebook Fans Page
Kategori

Statistik Blog