Senam Yoga Asana untuk Diabetisi | Info Diabetes Mellitus

Senam Yoga Asana untuk Diabetisi

March 11th, 2009 | Visited 30344 times, 4 so far today 0 Comments

Senam Yoga AsanaRibuan tahun yang lalu, para Yogi bermeditasi di hutan-hutan dan di gunung-gunung Himalaya dan dengan hati-hati memperhatikan binatang-binatang liar yang menyertai kesendirian mereka. Melalui pengamatan yang dalam, mereka mulai menemukan teknik-teknik yang telah diberikan oleh Alam ke dalam ciptaanNya untuk menjaga mereka agar tetap sehat, lincah dan waspada. Mereka telah menemukan bagaimana berbagai binatang secara instingtif menyembuhkan diri mereka sendiri, rileks, tidur dan tetap terjaga. Yogi-yogi ini bereksperimen dengan postur-postur hewan pada tubuh mereka sendiri dan setelah melalui banyak penyesuaian kembali melalui intuisi yang dalam, mereka akhirnya menciptakan sebuah rangkaian latihan fisik yang sistimatis yang dinamakan “Asana”. Banyak asana yang setelah ditemukan dinamai sesuai dengan nama binatang yang menginspirasikan mereka: Kobra, Belalang, Merak, Ikan, Dsb.

Asana secara harafiah berarti “Gaya tubuh yang ditahan secara nyaman”. Selama gerakan-gerakan ini, tubuh tetap berada dalam keadaan efisiensi yang terrileksasi dan pernafasan yang dalam yang secara alamiah menyertai postur-postur ini membawa oksigen yang akan diserap ke dalam aliran darah. Asana mempengaruhi setiap aspek dari badan manusia; mereka merilekskan dan membentuk otot-otot dan sistim saraf, meregangkan ligamen-ligamen dan tendon-tendon yang kaku, melenturkan persendian dan memasage organ-organ internal.

Para Yogi menemukan bahwa simponi tubuh yang kompleks dikendalikan oleh kelenjar-kelenjar. Substansi-substansi kimia yang disekresikan oleh kelenjar-kelenjar ini oleh para ilmuwan dinamakan “Hormon”. Hormon mempunyai efek yang mendasar bagi fungsi-fungsi fisik dan mental; pertumbuhan, pencernakan, tingkat energi, emosi, dsb. Contohnya, thyroxine dosis tinggi, sekresi dari kelenjar thyroid, menjadikan orang yang sangat normal menjadi gugup dan mudah marah.

Psikologi Yogik telah dapat menggambarkan ke 50 kecenderungan (vrtii) dari pikiran manusia; rasa takut, malu, marah dsb., yang ditentukan oleh sekresi-sekresi kelenjar-kelenjar yang tersebar disekitar ketujuh pusat-pusat psikis atau cakra di sepanjang tulang belakang. Kelelahan mental adalah diakibatkan oleh efek yang mengacaukan dari kecenderungan-kecenderungan ini yang mencari ekspresi melalui berbagai aksi sehingga mengakibatkan ketidakseimbangan di dalam pikiran. Karena kecenderungan-kecenderungan ini diciptakan oleh kelenjar-kelenjar, orang dapat menyetel ekspresi-ekspresi ini sehingga menyeimbangkan pikiran dengan menyeimbangan sekresi-sekresi glandular tersebut.

Selama Asana, postur-posturnya ditahan tak bergerak selama jangka waktu tertentu dan memberikan tekanan kepada kelenjar-kelenjar target sehingga menyeimbangkan sekresi-sekresi mereka. Selain mencegah penyakit dan menjaga tubuh agar tetap fleksibel, asana menyeimbangkan dan mengontrol vrtii seseorang yang sedang bermasalah secara bergantian dan secara bertahap pikiran akan menjadi tenang dan terpusat.

Jadi, untuk orang yang berlatih meditasi, latihan secara teratur asana adalah penting sekali. Sejalan anda menjelajahi keluasan pikiran anda selama meditasi, anda akan mulai merasakan kebutuhan untuk memiliki tubuh yang sehat bagi kesadaran anda yang selalu berkembang tersebut. Tubuh fisik bukanlah sesuatu yang berbeda dan terpisah dari pikiran; tubuh fisik sebenarnya adalah lapisan pikiran yang paling luar dan merupakan “Dasar” bagi meditasi. Sebuah pelatihan Yoga yang lengkap membutuhkan sebuah sistim latihan (Asana) yang berguna untuk membersihkan dan memurnikan tubuh fisik dan untuk mengarahkan pikiran menuju usaha total untuk mencapai Kesadaran Universal.

Bagi anda yang ingin lebih mengetahui tentang senam asana bisa mengunjungi situs:

http://www.anandamargayogacenter.net/perbedaan-sport-dan-asana.jsp

NB:
Artikel Yoga ini untuk melengkapi artikel Yoga for Diabetes yang saya posting sebelumnya agar kita sebagai penderita diabetes mengetahui pebih banyak tentang manfaat Yoga.

Demikian informasi tentang Senam Yoga Asana untuk Diabetisi. Semoga bermanfaat bagi Anda.

Pesan artikel via email

Pastikan selalu mendapatkan update terbaru dari blog ini, Masukkan email Anda: (Email Anda akan kami rahasiakan).

Jangan lupa lakukan konfirmasi di email Anda.

Leave a Reply to this Post

*

Facebook Fans Page
Kategori

Statistik Blog